Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Serunya dikerjain Dosen

Kalian, para mahasiswa pasti pernah merasakan ini. Sebenernya bukan dikerjain sih. Lebih tepatnya tu ya, " you have to perfectly perfect in doing assignments" . Hal kayak gini sebenernya buruk atau bagus sih? Depends on ya. Ada yang gelisah, marah-marah karena kesel banget sama tugas yang "gak pernah bener di mata dosen". Ada juga yang sabar, logowo, manut, dan yaudah sih nurut aja-in banget mau di apain sama itu dosen dan berfikiran "nanti juga kelar". Ada yang sampe nyumpah-nyumpahin, ada juga yang justru bersyukur dapet dosen yang bersifat seperti itu. Jadi gini, menurut sudut pandang gue, gue lebih butuh type dosen yang "otoriter" seperti itu daripada type yang "nerima tugas yang penting kelar terus tau-tau dapet A". Kenapa? Dosen seperti yang pertama gue sebut itu berarti peduli. Beliau mendidik dan mengajarkan bahwa bekerja itu tidak boleh setengah-setengah, harus benar. Kalau salah, ya ulang! Kalau keliru, ya di beri arahan ...

The beginning of my college

Setelah lulus SMA, pasti semua galau antara lanjut kuliah atau kerja atau nikah aja, ya kan? (Option ketiga disarankan jangan dulu kalau belum ada pasangannya ya). Sama kok, gue juga. Tapi karna orang tua mau anaknya lanjut kuliah, so gue pilih kuliah. Nah terus? Gue mau kuliah dimana? Jurusannya apa? Honestly, dari awal gue suka banget sama psikologi. Hal-hal yang berhubungan dengan kepribadian is like... my passion. Because I like hearing people's story. But, in short, that's not my luck. I choose English education at college,  because my mom wants me to be a teacher. It feels like wow i'll be a teacher. Can I? How to be a teacher? How if.... How if.... so many "how if" in my mind. Seiring berjalannya waktu, ternyata lagi-lagi gue harus bersyukur karna sudah masuk di jurusan yang tepat (menurut gue). Ternyata, banyak hal menarik yang terjadi di kehidupan perkuliahan ataupun di luar perkuliahan itu sendiri. Pertama, at the beginning of my study, the 2nd seme...

The truth is....

The truth is that I was wrong. I was thinking that my high school experience's horrible. I used to hate my high school so much. The teachers or friends, I hate them all (inside). But now, I know that I was wrong. Gue menyadari bahwa mereka tidak seburuk dan sejahat yang gue fikirkan. Mungkin pada saat itu, gue membenci mereka karna gue belum bisa menerima apa yang harusnya gue terima. Masa-masa remaja yang sangat egois. Masa dimana rasa ingin menang sendiri dan sombong tinggi. Ternyata, gue salah. Harusnya, gue berterimakasih dengan mereka. Masa SMA yang bener-bener memberikan banyak pelajaran untuk hidup gue. Ternyata, berada di "luar zona nyaman" sudah gue rasakan tapi tidak gue sadari pada saat itu. Keadaan dimana teman-teman gue asik ketawa haha hihi dengan yang lain sedangkan gue sibuk belajar dan membenahi diri agar cepat lulus dan bebas dari SMA. Ternyata, Alhamdulillah gue bisa menjadi juara kelas walau bukan juara pertama. Harusnya, gue berterimakasih. Har...

First, Introduction

HELLO!!!          Nama gue Ravika Pratiwi. Gue adalah mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Ini adalah postingan pertama gue di blog ini. Mungkin agak old fashioned gitu ya, karna di saat yang lain udah hits dengan vlog, tapi gue malah baru mau mulai nulis. But, no problem lah ya. Tidak ada kata terlambat untuk memulai kan? he..he..       Nah, rencananya di blog ini  gue mau share tentang cerita-cerita pengalaman gue yang sebenernya udah lama banget dan beberapa teman gue mungkin tau. pengalaman kehidupan SMA dan kehidupan perkuliahan. Mungkin juga gue akan sharing tentang pengalaman travelling gue pernah kemana aja dan pengalamn gak seru lainnya pokoknya. he..he.. mudah-mudahan bisa share ilmu juga biar wawasan gue dan pembaca semakin luas. Dah ya, BYE....