The truth is that I was wrong.
I was thinking that my high school experience's horrible. I used to hate my high school so much. The teachers or friends, I hate them all (inside). But now, I know that I was wrong.
Gue menyadari bahwa mereka tidak seburuk dan sejahat yang gue fikirkan. Mungkin pada saat itu, gue membenci mereka karna gue belum bisa menerima apa yang harusnya gue terima. Masa-masa remaja yang sangat egois. Masa dimana rasa ingin menang sendiri dan sombong tinggi. Ternyata, gue salah. Harusnya, gue berterimakasih dengan mereka. Masa SMA yang bener-bener memberikan banyak pelajaran untuk hidup gue. Ternyata, berada di "luar zona nyaman" sudah gue rasakan tapi tidak gue sadari pada saat itu. Keadaan dimana teman-teman gue asik ketawa haha hihi dengan yang lain sedangkan gue sibuk belajar dan membenahi diri agar cepat lulus dan bebas dari SMA. Ternyata, Alhamdulillah gue bisa menjadi juara kelas walau bukan juara pertama. Harusnya, gue berterimakasih. Harusnya, gue bersyukur karna berada di luar "comfort zone". Pada masa itu.
The lesson is you have to see something from many sides. You may think you were right, but how about another side? You may think you were worse, but perhaps there were somebody thinks that you are the best :)
kependekan:( but niceπ
BalasHapusDanke ππ»
Hapus