Jangan tertipu oleh judul.
Itu hanya judul yang kebetulan banyak dicari oleh orang-orang yang "tidak bahagia".
Sebenarnya ini adalah cerita gue, yang bahagia berada di sekitar orang-orang menyenangkan semasa kuliah ini.
Kebetulan, gue sudah berada di tingkat akhir kuliah. Sebelum gue lupa dengan kenangan-kenangan bahagia gue ini, gue mau sedikit berbagi cerita (nulis diary sih sebenernya) tentang orang-orang absurd yang gue sangat sayangi (walau mereka membenci betapa menyebalkannya gue).
Di mulai dari semester 2 kuliah, saat itu gue sedang patah hati yang teramat sangat dalam. Kuliah gue down, pokoknya selayaknya orang-orang patah hati lah ya. Tapi untungnya gak lama. Saat itu, di akhir semester, gue kenal laki-laki sebut saja dia F. Bisa dibilang, F ini jembatan gue untuk akrab dengan anak-anak yang lain.
Pertama
Pertama kali gabung dengan anak-anak absurd adalah ketika gue ikut F ke acara bukber di daerah depok. Saat itu kita di semester 3 awal, bulan puasa, dan kebetulan F ini sering ajak-ajak gue untuk kumpul tapi gue selalu malu karena gue belum terlalu kenal sama temen-temennya. Sampe akhirnya gue meng"iya"kan ajakannya, sesekali yakan. Ternyata..... they're so loveable, kind, and gtreat friends. That's the very firsf time I knew all of them, I laughted a lot. I think I was never felt like that for along time. In short, kita terlibat mata kuliah drama yg sangat menyebalkan namun berkesan itu. I got trouble with someone which made me show who am I in front of them. They understood me and that's why I was feel comfy to show who I am.
Kedua
We went holiday to refresh our mind. Of course, without F, I wouldn't follow them. That was AMAZING!! Day by day made us felt so close because we entered the same class and followed events together.
Ketiga
Bcs of them, gue merasakan bagaimana beratnya menjadi panitia organisasi, panitia yg punya triple job, bahkan empat mungkin. Jadi humas iya, bendahara iya, dokumentasi iya, ticketing iya, ngurusin orang marah-marah juga, seru! Sekali lagi, tanpa mereka, belum tentu gue yg kerjaannya di rumah doang bisa ikut-ikut jadi panitia event kayak gitu. Banyak problem itu pasti. Tapi, kami menyelesaikan problem itu pasti selalu musyawarah, layaknya organisasi beneran, walaupun gue orang yg gak pernah ikut organisasi dan mungkin sulit untuk menjadi anggota organisasi, gue jadi tau seperti apa kehidupan anak organisasi itu.
Keempat
Gue dan temen-temen pergi ke Karimunjawa. Wooeeeey kalau bukan karena niat bersama dan nabung bersama, belum tentu gue bisa pergi kesana. That was my other amazing day!!! I went with other 17 funny people there. Alhamdulillah penyakit mabok gue gak kumat. Makin sempurna lah liburan gue. Banyak-banyak bersyukur bgt bisa kesana. Gue, anak yg sangat amat kurang piknik, bisa pergi piknik kesana itu sangat sangat alhamdulillah.
Kelima
Semakin dewasa, menginjak semester 6, kami sadar bahwa kesibukkan kuliah akan semakin bertambah. Kami akan sibuk mengurusi diri masing-masing. Untuk mengadakan perpisahan sebelum kesibukkan melanda, liburan kami kembali lagi ke puncak. That was beautiful!!! Ada gebetan bok!! (Eeyyyy) haha enggak, enggak, bercanda. Unlike karimunjawa which was only "gabut" thing we did, di puncak itu kami menyusun acara sedemikian rupa agar ga borring. Games, futsal, sesi curhat, ya seru lah.
Gitu aja sih.
Gue tidak mencari perhatian apalagi sensasi, ini hanya sebuah entri baru dari blog gue yang isinya curhatan, yang suatu saat akan gue baca dan gue akan senyum-senyum terus ketika inget kejadian-kejadian di tulisan ini.
Semangat menghadapi ujian yang sesungguhnya keluarga Maryadi!!! Semoga kita semua bisa sukses di profesi masing-masing.
Salam,
Dari Ravika yang selalu membuat kalian naik darah. ❤️
Itu hanya judul yang kebetulan banyak dicari oleh orang-orang yang "tidak bahagia".
Sebenarnya ini adalah cerita gue, yang bahagia berada di sekitar orang-orang menyenangkan semasa kuliah ini.
Kebetulan, gue sudah berada di tingkat akhir kuliah. Sebelum gue lupa dengan kenangan-kenangan bahagia gue ini, gue mau sedikit berbagi cerita (nulis diary sih sebenernya) tentang orang-orang absurd yang gue sangat sayangi (walau mereka membenci betapa menyebalkannya gue).
Di mulai dari semester 2 kuliah, saat itu gue sedang patah hati yang teramat sangat dalam. Kuliah gue down, pokoknya selayaknya orang-orang patah hati lah ya. Tapi untungnya gak lama. Saat itu, di akhir semester, gue kenal laki-laki sebut saja dia F. Bisa dibilang, F ini jembatan gue untuk akrab dengan anak-anak yang lain.
Pertama
Pertama kali gabung dengan anak-anak absurd adalah ketika gue ikut F ke acara bukber di daerah depok. Saat itu kita di semester 3 awal, bulan puasa, dan kebetulan F ini sering ajak-ajak gue untuk kumpul tapi gue selalu malu karena gue belum terlalu kenal sama temen-temennya. Sampe akhirnya gue meng"iya"kan ajakannya, sesekali yakan. Ternyata..... they're so loveable, kind, and gtreat friends. That's the very firsf time I knew all of them, I laughted a lot. I think I was never felt like that for along time. In short, kita terlibat mata kuliah drama yg sangat menyebalkan namun berkesan itu. I got trouble with someone which made me show who am I in front of them. They understood me and that's why I was feel comfy to show who I am.
Kedua
We went holiday to refresh our mind. Of course, without F, I wouldn't follow them. That was AMAZING!! Day by day made us felt so close because we entered the same class and followed events together.
Ketiga
Bcs of them, gue merasakan bagaimana beratnya menjadi panitia organisasi, panitia yg punya triple job, bahkan empat mungkin. Jadi humas iya, bendahara iya, dokumentasi iya, ticketing iya, ngurusin orang marah-marah juga, seru! Sekali lagi, tanpa mereka, belum tentu gue yg kerjaannya di rumah doang bisa ikut-ikut jadi panitia event kayak gitu. Banyak problem itu pasti. Tapi, kami menyelesaikan problem itu pasti selalu musyawarah, layaknya organisasi beneran, walaupun gue orang yg gak pernah ikut organisasi dan mungkin sulit untuk menjadi anggota organisasi, gue jadi tau seperti apa kehidupan anak organisasi itu.
Keempat
Gue dan temen-temen pergi ke Karimunjawa. Wooeeeey kalau bukan karena niat bersama dan nabung bersama, belum tentu gue bisa pergi kesana. That was my other amazing day!!! I went with other 17 funny people there. Alhamdulillah penyakit mabok gue gak kumat. Makin sempurna lah liburan gue. Banyak-banyak bersyukur bgt bisa kesana. Gue, anak yg sangat amat kurang piknik, bisa pergi piknik kesana itu sangat sangat alhamdulillah.
Kelima
Semakin dewasa, menginjak semester 6, kami sadar bahwa kesibukkan kuliah akan semakin bertambah. Kami akan sibuk mengurusi diri masing-masing. Untuk mengadakan perpisahan sebelum kesibukkan melanda, liburan kami kembali lagi ke puncak. That was beautiful!!! Ada gebetan bok!! (Eeyyyy) haha enggak, enggak, bercanda. Unlike karimunjawa which was only "gabut" thing we did, di puncak itu kami menyusun acara sedemikian rupa agar ga borring. Games, futsal, sesi curhat, ya seru lah.
Gitu aja sih.
Gue tidak mencari perhatian apalagi sensasi, ini hanya sebuah entri baru dari blog gue yang isinya curhatan, yang suatu saat akan gue baca dan gue akan senyum-senyum terus ketika inget kejadian-kejadian di tulisan ini.
Semangat menghadapi ujian yang sesungguhnya keluarga Maryadi!!! Semoga kita semua bisa sukses di profesi masing-masing.
Salam,
Dari Ravika yang selalu membuat kalian naik darah. ❤️
Komentar
Posting Komentar